Monday, 23 July 2012

Menu Buka: Semangka, Buah Favorit untuk Berbuka



Ramadhan memang selalu identik dengan berbagai menu makanan. Rupanya efek menahan haus dan lapar di siang hari memaksa alam pikiran kita berpikir untuk menemukan berbagai kuliner dan menu yang akan dinikmati saat berbuka nanti. Alhasil, sesempit apa pun waktu luang yang dimiliki kita selalu berupaya untuk menemukan menu terbaik untuk berbuka nanti.
Nampaknya, tradisi ini pun masih melekat erat di keluargaku. Masih belum terbiasa menemukan menu berbuka yang apa adanya di rumah. Setiap kali menghadapi waktu berbuka, gelanggang berbuka selalu dipenuhi oleh beraneka ragam makanan.
Hari pertama puasa saya sudah berniat untuk tidak terlalu heboh mempersiapkan menu berbuka. Nikmati saja apa yang ada di rumah. Tidak perlu repot-repot menghabiskan tenaga dan uang untuk mempersiapkan menu berbuka yang hanya dicicipi seuprit saat berbuka. Lebih baik waktu-waktu berharga di bulan yang mulia ini dihabiskan untuk tilawah, dzikir dan menulis tentunya. Bagaimanapun detik waktu bagiku saat ini sangat berharga.  Karena dari sanalah aku mendapatkan penghasilan utama saat ini. Baik menulis naskah buku maupun artikel online.
Namun, menjelang magrib ketika sedang mempersiapkan hidangan untuk berbuka, kok rasanya sepi yaa! Di ruang makan hanya tersedia teh manis, kopi susu dan teh es untuk membatalkan puasa. Tiba—tiba hatiku membayangkan betapa sepinya berbuka nanti tanpa menu lain selain menu makanan berat.
Akhirnya, waktu tersisa menjelang magrib ku manfaatkan untuk jalan-jalan sore mencari menu berbuka. Tapi,aku bukan tipe orang hobi jajan dan selalu kebingungan memilih beraneka ragam penganan yang tumpah ruah di mana-mana. Aku biasanya lebih suka membeli buah dari pada kue mueh yang beraneka ragam dan rasa.
Dan, akhirnya pilihan terakhir jatuh pada buah juga. Semangka dengan berbagai bentuk akhirnya menarik hatiku untuk berhenti dan menawar.
Ya, di mana-mana semangka selalu menjadi buah favorit di bulan Ramadhan. Bahkan jauh lebih diminati dari pada kurma. Rasanya yang manis dan kaya air mengembalikan kesegaran setelah seharian menahan haus dan lapar. Selain itu harganya juga jauh lebih murah. Cuma Rp. 5000,- per Kilogram. Harga segitu tergolong murah ditempatku. Sebuah semangka dengan berat lebih kurang 2 kg sudah cukup untuk ukuran keluarga kecil kami.
Ketika serine Magrib berkumandang, selesai sudah perjuangan menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan ibadah puasa di hari pertama Ramdhan ini. Beberapa potong semangka sudah cukup untuk melepaskan dahaga siang hari. Tidak perlu beraneka ragam menu bukaan, cukup sepotong kecil semangka. Semoga ibadah puasa hari diterima oleh Allah SWT dan kita dimasukkan dalam golongan orang-orang yang bersyukur. Amiin.
Doa Ramadhan #1
Ya Allah, Tuhan yang telah menetapkan sepuluh hari pertama bulan Ramadhan sebagai hari yang penuh rahmat. Terimalah amal sederhana yang kami kerjakan hari ini. Ampuni semua kelalaian yang kami lakukan dan hiasilah hari-hari kami dengan rahmat dan kasih sayang-Mu.
Allah yang Maha Pengasih, kasihanilah kami. Amin.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Komen Ya!

Menjejali Anak SD dengan Les Tambahan?

Tema CollabBlogging pekan ketiga ini bagi saya cukup sulit yakni tentang perlu menjejali anak SD dengan les tambahan? Mengingat saya be...