Friday, 21 December 2012

Silaturahmi dan Teknologi Tumbuhkan Rasa Aman

Saya bersyukur bisa hidup dan tinggal di kampung kelahiran yang masih kental dengan semangat kekeluargaan. Tinggal di rumah orang tua yang tanpa pagar dan tanpa penjagaan khusus. Dan seandainya Saya bersama eluarga pergi jauh dan dalam waktu yang lama, biasanya Saya pamit terlebih dahulu pada tetangga kiri dan kanan rumah. Karena, bagi Saya mereka adalah keluarga terdekat yang akan menjaga rumah dan sekelilingnya saat Saya dan keluarga tidak ada. Sehingga saya sekeluarga pun nyaman meninggalkan rumah tanpa penjaga.

Perasaan nyaman meninggalkan rumah beserta isinya tidak mungkin bisa saya miliki jika saya tidak menjalin hubungan silaturahmi yang baik dengan masyarakat, khususnya tetangga. Karena adanya hubungan baiklah maka saya kemudian mempercayakan keamanan rumah pada mereka saat bepergian. Kepercayaan itu yang kemudian menumbukan rasa aman dalam diri saya.

Ya, rasa aman itu memang mahal. Namun ia bisa diperoleh dengan cara yang sangat sederhana dan alami. Yaitu menjaga hubungan silaturahmi yang baik dengan orang-orang di sekitar kita. Membangun komunikasi, saling percaya dan saling menjaga. Jika hal ini sudah dijalankan, maka rasa aman itu akan tumbuh di lingkungan kita.

Selain silaturahmi, ada kekuatan lain yang bisa digunakan untuk menjaga keamanan ruang privat kita. Yaitu kekuatan teknologi. Adalah teknologi Speedy Monitoring yang memungkinkan kita menangkap, merekam, dan memantau suatu ruangan atau area tertentu dengan menggunakan IP Camera yang terhubung ke jaringan Speedy. Teknologi ini bekerja layaknya cctv online yang sangat membantu meningkatkan kewaspadaan dan keamanan rumah. Dengan bekal smartphone di tangan kita bisa memantau kondisi rumah dari mana saja.

Jika tetangga adalah life monitoring, maka speedy monitoring adalah online monitoring yang akan memantau keamanan rumah dan lingkungan. Kedua-duanya sama-sama dibutuhkan dan saling melengkapi. Karena rasa aman adalah harta termahal. Maka menjaga silaturahmi dan teknologi adalah usaha saya untuk melanggengkan harta termahal tersebut.


Menjejali Anak SD dengan Les Tambahan?

Tema CollabBlogging pekan ketiga ini bagi saya cukup sulit yakni tentang perlu menjejali anak SD dengan les tambahan? Mengingat saya be...