Wednesday, 13 September 2017

Taman Kota, Ruang Publik yang Dirindukan!



Tidak berbeda jauh dengan kota-kota besar, Ruang Terbuka Hijau juga mulai sulit ditemukan di kota-kota kecil seperti kota kecamatan. Peranap salah satu contohnya. Peranap merupakan salah satu Ibu Kota Kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu. Sepanjang jalan kita bisa melihat bangunan-bangunan yang berjejer semakin rapat. Rumah dan ruko terus bertambah setiap waktunya. Beruntung di sudut-sudut kota kita masih bisa menemukan pemandangan hijau perkebunan berupa hamparan perkebunan karet dan semak-semak. Halaman rumah warga rata-rata masih luas dan bisa menjadi arena bermain dan berinteraksi yang nyaman bagi anak-anak.
www.kompas.com
 Meskipun demikian menurut hemat saya kota kecamatan pun perlu mempertimbangkan keberadaan taman kota sebagai salah satu ruang publik bagi warganya. Sebab, seiring waktu ruang terbuka dan halaman-halaman yang luas tersebut akan kalah oleh pertumbuhan bangunan-bangunan baru. Kondisi ini jelas semakin mempersempit ruang terbuka hijau yang nyaman untuk sarana interaksi warga.
Taman kota pada dasarnya tidak sekedar ruang terbuka hijau. Taman kota yang ideal seharusnya mampu menjadi sarana rekreasi, edukasi dan sosialisasi yang nyaman bagi warganya. Menanggapi tulisan Mbak Monda Siregar yang berjudul Taman Kota, Ruang Publik untuk Semua, berikut saya ingin menjabarkan beberapa kriteria taman kota idaman versi saya:


  • 1.       Ditumbuhi oleh aneka tanaman

Bukan taman namanya jika di sana tidak terdapat aneka tanaman indah yang sedap dipandang mata. Tanaman hias dengan beraneka rupa dan jenis, tidak sekedar untuk memperindah taman. Namun juga bertujuan sebagai sarana edukasi untuk anak-anak. Di sini orang tua bisa memperkenalkan aneka jenis tanaman hias dan tanaman pelindung pada anak-anak mereka. Selain itu keberadaaan tanaman hias juga akan mengundang kehadiran serangga yang berterbangan dari tanaman satu ke tanaman lain. Seperti kupu-kupu, capung, lebah, dan jenis serangga penghisap madu lainnya. Anak-anak pun bisa belajar langsung dari alam tentang ekosistem, morfologi tanaman, ekologi tanaman, daur hidup dan lain sebagainya.

  • 2.       Terdapat pohon pelindung dan tempat duduk yang cukup
Penanaman Pohon Pelindung

Sebagai tempat interaksi yang nyaman bagi warga taman kota hendaknya memiliki tempat duduk yang teduh, terlindung dari sinar matahari langsung. Untuk itu, taman kota perlu memiliki tempat duduk yang memadai di setiap sudut taman. Agar warga yang berkunjung di sana bisa duduk-duduk santai bercengkrama dengan sesama atau sekedar menikmati keindahan taman. Disamping itu, keberadaan pohon pelindung yang memadai juga penting. Terutama untuk menjaga agar udara taman tetap nyaman, melindungi dari terik matahari langsung dan menyerap polusi udara dari lingkungan.

  • 3.       Ada fasilitas bermain dan belajar bagi anak-anak
Fasilitas Bermain anak
Taman kota baiknya ramah anak. Selain nyaman juga disertai dengan berbagai fasilitas permainan anak. Seperti ayunan, perosotan, dan lain-lain. Keberadaan fasilitas bermain ini dimaksudkan agar anak-anak tetap riang bermain tanpa mengganggu tanaman yang ada di sana.

  • 4.       Ada fasilitas tong sampah

Tong sampah adalah fasilitas yang wajib ada di taman kota. Sebab, setiap pengunjung yang berkunjung ke sini tidak jarang membawa makanan yang selalu menyisakan sampah. Keberadaan tong sampah menjadi edukasi bagi masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. Meski sudah menjadi rahasia umum, kesadaran masyarakat kita untuk membuang sampah pada tempatnya masih rendah.

  • 5.       Ada toilet umum yang memadai

Di setiap ruang publik memang keberadaaan toilet umum ini sangat dibutuhkan. Keinginan membuang hajat bisa timbul di mana saja dan kapan saja. Termasuk saat bersantai di taman kota. Sebab itu, untuk kenyamanan pengunjung taman kota sebaiknya dilengkapi dengan toilet umum yang memadai.

  • 6.       Tanaman dan fasilitas taman tertata dengan baik

Salah satu daya tarik taman kota adalah keindahan dan kenyamanannya. Semua itu tidak bisa tercipta hanya dengan keberadaan aneka tanaman hias, pohon pelindung dan fasilitas publiknya saja. Akan tetapi juga perlu ditunjang dengan penataan yang baik. Aneka tanaman hias perlu ditata sedemikian rupa sehingga indah di pandang mata. Demikian juga dengan berbagai fasilitas publik yang ada, ditempatkan pada tempat yang semestinya. Jika ditata dengan baik maka setiap benda yang ada di taman akan mempercantik taman. Sebaliknya, jika tidak tertata dengan baik, setiap
Kota identik dengan daerah pemukiman padat penduduk. Sementara taman identik dengan keindahan dan kenyamanannya. Sebagaimana surga selalu dikiaskan sebagai tempat yang dipenuhi taman-taman yang indah. Ya, taman kota adalah teras surga yang tersembunyi dalam keriuhan suasana kota. Kehadiran taman di tengah-tengah perkotaan menjadi keharusan. Sebab, meski tak terucap, taman kota adalah ruang publik yang dirindukan oleh seluruh warga kota.

4 comments:

  1. Ah iya bener mak, salah satu yang jarang ada, dan kalaupun ada pasti kotor, adalah toilet. Mungkin itu yg kadang bikin males lama2 di taman

    ReplyDelete
  2. Ah iya bener mak, salah satu yang jarang ada, dan kalaupun ada pasti kotor, adalah toilet. Mungkin itu yg kadang bikin males lama2 di taman

    ReplyDelete
  3. Nomor 5 nih yang masih jarang. Di tempat saya malah gak Ada. Jadinya, banyak yang buang air sembarangan. Sampe bau pesing jadinya taman-taman itu. Sedih banget deh. :(

    ReplyDelete
  4. Buah drendan, buah asli Riau itu seperti apa mbak?
    rasanya belum pernah dengar deh, jadi pengen tau nih

    ReplyDelete

Tinggalkan Komen Ya!

Taman Kota, Ruang Publik yang Dirindukan!

Tidak berbeda jauh dengan kota-kota besar, Ruang Terbuka Hijau juga mulai sulit ditemukan di kota-kota kecil seperti kota kecamatan. ...